Jl. Ketintang Baru Selatan I No.1, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
(031) 820-10000
rsmmjatim
RSMM Prop.Jatim
Fitur Suara:
Status: Nonaktif

RSMM JAWA TIMUR GELAR WEBINAR: STRATEGI PRAKTIS PENANGANAN MATA MERAH DI LAYANAN PRIMER
Ditulis Oleh Silfa Pernika Reskhy - Agustus 2026

From Red Eye to Right Action: Strategi Praktis Penanganan Mata Merah di Layanan Primer menjadi tema yang diangkat pada RS Mata Masyarakat Jawa Timur Ophthalmology Primary Care Updating Seminar (ROPUS) tahun 2026. Diselenggarakan secara online, Webinar ROPUS 2026 dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026 dengan sasaran Dokter Umum dan Perawat yang ada di layanan primer.

Webinar ROPUS 2026 From Red Eye to Right Action Strategi Praktis Penanganan Mata Merah di Layanan Primer dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD, KPTI, FINASIM, MARS. Pada sambutannya beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada peserta dan penyelenggara yang telah mengikuti dan menyelenggarakan peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan. Salah satu gejala mengenai mata merah sering dijumpai di masyarakat, penanganan yang tepat di fasilitas kesehatan pertama serta rujukan yang cepat dan sesuai kewenangan dapat mencegah gangguan penglihatan secara permanen. Kemampuan layanan primer untuk melakukan skrining menjadi salah satu upaya deteksi dini gangguan mata merah sehingga kompetensi ini diperlukan untuk membedakan mata merah yang dapat ditangani di layanan primer dan mana yang merupakan kedaruratan mata, ujarnya.

Webinar ROPUS 2026 From Red Eye to Right Action: Strategi Praktis Penanganan Mata Merah di Layanan Primer menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya dr. Budy Surakhman, Sp.M, dr. Damaryati Widyastuti, Sp.M, dan Bapak Suprijanto, A.Md.Kep. Ketiganya merupakan dokter dan perawat yang bertugas di Klinik Infeksi dan Imunologi Mata RS Mata Masyarakat Jawa Timur. Webinar ini dipandu dengan moderator dr. Maria Debora Niken Larasati, Sp.M. Pada paparan materinya, narasumber memberikan pemahaman mengenai kondisi yang relatif ringan hingga mata merah yang membutuhkan penanganan segera. Identifikasi awal menjadi bagian yang penting untuk memastikan pasien memperoleh penanganan yang sesuai dan mencegah terjadinya keterlambatan dalam penanganan kasus yang berisiko.

Selain paparan materi, pada webinar tersebut juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan juga sesi diskusi. Peserta berkesempatan menyampaikan berbagai kasus dan permasalahan yang sering ditemui dalam praktik pelayanan sehari-hari. Selain tanya jawab bagi peserta yang dapat mengerjakan post tes tercepat dan terbenar juga mendapatkan hadiah dari panitia.

Penyelenggaraan webinar ini menjadi bagian dari komitmen RS Mata Masyarakat Jawa Timur untuk terus berbagi pengetahuan dan memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan primer. Sinergi dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan mata yang berkualitas sejak tingkat pelayanan primer hingga pelayanan rujukan.