Jl. Ketintang Baru Selatan I No.1, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
(031) 820-10000
rsmmjatim
RSMM Prop.Jatim
Fitur Suara:
Status: Nonaktif

TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN, RS MATA MASYARAKAT JAWA TIMUR
LAKSANAKAN SIMULASI TANGGAP DARURAT KEBAKARAN,
GEMPA BUMI DAN FIRE DRILL
Ditulis Oleh Silfa Pernika Reskhy - April 2026

Sabtu, 18 April 2026, RS Mata Masyarakat Jawa Timur menggelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran, Gempa Bumi dan Fire Drill Tahun 2026 sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur rumah sakit dalam menghadapi situasi darurat. Acara dibuka secara langsung oleh Direktur RS Mata Masyarakat Jawa Timur, dr. A.A Ayu Mas Kusumayanti, M.Kes.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya dengan peserta seluruh civitas hospitalia RS Mata Masyarakat Jawa Timur. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran RS Mata Masyarakat Jawa Timur yang disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Dinas Pemadam Kebaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Ridlo Noor Wahab, S.T., M.K.K.K. Materi dilanjutkan oleh Drs. Muhammad Mundhir menegani Manajemen SMK 3L Emergency Response Plan Bencana dan Kebakaran.

Setelah sesi materi, peserta melaksanakan simulasi tanggap darurat. Para tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit melakukan evakuasi sesuai prosedur termasuk penanganan korban ketika kegawatdaruratan. Selain itu dilakukan pula latihan pemadam kebakaran dan penggunaan APAR sederhana.

Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran, Gempa Bumi, dan Fire Drill ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan seluruh sumber daya manusia dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Setiap petugas diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga sebagai sarana evaluasi terhadap Standar Operasional Prosedur Rumah Sakit dalam penanganan bencana. Adanya evaluasi dapat memperbaiki sistem manajemen kedaruratan dan disesuaikan dengan potensi risiko yang ada.

Adanya simulasi tanggap darurat, Rumah Sakit tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai institusi yang Tangguh dalam menghadapi potensi bencana dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.